Motto Hidup

Don't judge a book by its cover !

Mosaik mampu menciptakan kesan artistik pada lantai ataupun dinding rumah anda. Pengaplikasiannya cukup mudah, material pembuatnya pun beragam.

Mosaik merupakan suatu rangkaian dari berbagai bahan keramik, kaca, kayu, dan sebagainya. Dari bahan tersebut, kita bisa menghasilkan sesuatu yang indah dan menarik, bergantung cara kita mengaplikasikannya.

Arsitek Wisnu Brata menjelaskan, mosaik adalah rangkaian, susunan, atau kombinasi berbagai potongan seperti kaca, keramik, marmer, batu,ataupun benda lain. Benda-benda tersebut kemudian dipadupadankan sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih indah.

Sebelum membahas mosaik serta pengaplikasiannya pada hunian, ada baiknya kita mengetahui evolusi mosaik itu sendiri. Mosaik berawal dari tanah liat yang ditekan pada sebuah background sebagai ornamen dinding pada masa Mesir kuno, kemudian berkembang pada zaman Kerajaan Romawi sampai kemudian dijadikan batu pebble. Batu pebble kerap dijadikan pavingalas jalan raya.

Pemakaian mosaik semakin berkembang dan menjadi sangat beragam dengan penggunaan material yang berbeda, sesuai kemampuan teknik bangunan dan untuk berbagai bidang penggunaan. Baik sebagai penghias dinding, lantai, maupun kaca jendela di gereja dalam bentuk kaca patri.

Penggunaan mosaik mewakili cita rasa seni yang tinggi dan dikerjakan tukang-tukang khusus yang berpengalaman dan mempunyai keterampilan teknik tinggi.
Jadi,pada masa lalu penggunaan mosaik lebih banyak untuk bangunan-bangunan umum ataupun istana raja-raja.Diwilayah Timur Tengah ataupun Mediterania, penggunaan mosaik keramik lebih banyak lagi dan biasa digunakan di rumah-rumah penduduk, utamanya di Maroko.

Pada masa kini, mosaik untuk rumah lebih banyak digunakan sebagai pembentuk aksen ruangan, sehingga kualitas ruangan itu meningkat dan memiliki nilai lebih. Dewasa ini, pusat-pusat perbelanjaan ataupun rumah sakit ada juga yang mengaplikasikan aksen mosaik.

Desainnya yang unik, membuat mosaik digemari para pencinta seni. Ini juga yang membuat mosaik semakin berkembang dalam hal pola, bentuk, dan warna. Begitu pula dengan desain mosaik, senantiasa mengikuti gaya yang berkembang di tengah masyarakat.

Mosaik bisa kita aplikasikan untuk jendela, lantai, atau sebagai aksesori di dalam hunian. Tidak jarang mosaik digunakan dalam bentuk pot bunga sebagai penghias meja.Tampilannya yang unik membuat ruangan Anda lebih mewah dan menarik.

Mosaik lantai biasanya terdapat pada area carport ataupun dropoff.Bentuknya bisa berupa marmer, batu-batu kecil sebesar ibu jari(thumblestone),atau rangkaian batu koral sikat yang disusun rapi dalam bentuk pola-pola geometris.Ada pula yang berbentuk ornamen bergambar dengan beragam tema,
mulai tema binatang,keagamaan,tumbuh-tumbuhan,lukisan pemandangan alam.

Hal berbeda berlaku pada penggunaan mosaik jendela. Umumnya mosaik yang ditampilkan berbentuk kaca patri. Penggunaannya pun disesuaikan dengan ragam dan style bangunan, baik klasik, Mediterania, maupun minimalis. Sama seperti penggunaan mosaik pada dinding dan lantai, aplikasi mosaik kaca patri pun tidak boleh dominan atau semua kaca jendela dipasang kaca patri, karena itu bakal menimbulkan kesan yang monoton dan tidak ada yang menonjol.

Mosaik dari bahan kaca biasanya diaplikasikan dalam ruangan. Kita dapat melihat contohnya di pusat-pusat perbelanjaan ataupun rumah-rumah ibadah.
Banyak kesan unik yang ditampilkan lewat aplikasi mosaik. Penggunaan mosaik sebagai aksesori umumnya terdapat pada hiasan pot keramik ataupun teko-teko untuk minum teh. Adapun untuk ”kategori” artwork, mosaik muncul dalam bentuk lukisan dinding atau berupa kotak-kotak yang dicetak, lalu diisi dengan mosaik.

Sumber : Okezone.com

Read More......
Selasa, 25 Mei 2010 Posted in | | 0 Comments »